Minggu, 26 Mei 2013

hancurkan Amerika

Biasanya, sebelum tidur aku coba pasang ‘sleep’ sebagai pengatur waktu, biar nanti disaat aku tertidur ‘otomatis’ mati sendiri. CNN saluran favoritku ke dua, setelah MNC TV dengan Raden Kian Santangnya.
Terlalu menghabiskan waktu, jika aku harus melotot ‘ngejogrokin’ saluran TV seperti ‘tepewan’ kasihan pemiliknya,’ngebet banget’ pengen jadi presiden. Bukan hanya itu saja siih, alasan saya kurang suka dengan ‘tepewan’ dibandingkan ‘tekwan’ Berita yang diketengahkan tidak netral dan cendrung memprovokatori para penikmat berita. 

It’s Ok, lupakan ‘tepewan’ dengan pemiliknya yang ‘kelanjingan’ pengen jadi artis nomor satu di panggung politik, kita kembali ke CNN. Ada dua berita yang cukup menyita perhatianku, pertama tentang Amerika yang melakukan kontrak dengan Korsel untuk membombardir dan meluluhkan lantangkan Pyongyang mirip seperti disaat ‘negara penjahat perang’ ini menginvasi Irak dan menunggangi pemerintahan opisisi di Mesir untuk melakukan pemberontakan. Mau-nya apa sih Negara itu? Kenapa tidak ada satu pun negara-negara yang berani memukul balik ‘keangkuhan’ –nya.

Sungguh, negara yang kini dibawah asuhan Barack Obama sudah melampaui batas ‘kemanusiaan’ dan terlalu banyak mencampuri urusan Rumah tangga negara lain. Melakukan pemerkosaan wanita Suriah, tentaranya begitu buas dan liar menelanjangi wanita-wanita suci di Irak, bukan hanya itu dia-lah yang men-supply senjata ke Israel untuk memecahkan tempurung kepala anak-anak tak berdosa di Palestina. 

Kami yakin Rusia dan Iran tidak tinggal diam, dengan bergeriliyanya negara yang cukup membuat dedengkot PAMAN SAM ini ‘ketar-ketir’ dan begitu vocal untuk memberikan embargo kepada Iran yang pada intinya bagaimana dunia harus mengurung negeri tempat lahirnya para Ayatullah ini dibrendel habis sehingga tidak berdaya, nyatanya dia gagal ‘memfitnah Iran seperti Irak’ meracuni negara-negara Uni Eropa untuk sepaham dengan tindak dan tanduknya serta memaksa negara sekutu untuk melakukan hal serupa dengan apa yang Amerika ‘hendaki’.
Tanpa disadari Inggris, Jerman dan Perancis serta anak kesayangannya Israel itu ‘dinina-bobokan’ di bawah sepatu ‘kerakusan’ negara yang mengaku polisi dunia ini, syukurlah sekarang ada China yang ikut menjadi penjaga kedamaian dunia, setalah masuknya negeri Jackie Chan ini sebagai dewan keamanan PBB setidaknya cukup untuk Amerika menguras pikiran, dengan catatan China harus bersikap arif dalam menyikapi politik gelobal yang dihembuskan oleh negara ‘rakus’ seperti USA. 

Tapi aku yakin, walau pun negara lain tak mampu menghukum-nya tetapi tidak dengan alam. Ingatlah, peristiwa perang Khandak bagaimana Tuhan menghukum para pembangkang yang berpuluh-puluh ribu jumlahnya hanya dengan mengutus angin saja, maka luluh lantaklah pasukan penghasut lagi rakus itu.
Mirip dengan berita kedua yang aku lihat, bagaimana ketika Sebuah tornado berkekuatan tinggi meluluhlantakkan pinggiran Kota Oklahoma. Ribuan rumah dan mobil terbang ke angkasa. Akibatnya, terjadi kerusakan yang luar biasa parah. Tornado ini merusak daerah seluas 2 mil. Sejauh ini belum dihitung berapa jumlah korban yang meninggal.

dari jaringan KFOR, tampak tornado menghancurkan Kota Moore, di Oklahoma, Amerika Serikat. Reporter KFOR, Lance West melaporkan sebuah sekolah dasar hancur dihantam tornado. Bangunan sekolah itu tinggal puing-puing. Para sukarelawan sedang mencari para pelajar dan guru yang jumlahnya mencapai 75 orang dan kini belum diketahui nasibnya. Tornado yang menghantam Kota Oklahoma ini diperkirakan berkecapatan 250 sampai 322 kilometer per jam.

Jadi ingat apa yang diucapkan Mahmoud Ahmadinejad, Amerika akan hancur seperti air terjun yang kelak jatuh ke penampungan juga, kurang lebihnya seperti itu.

Surat UntukMu

Maafkan kelancanganku mengirim surat untuk-Mu. Aku tahu, tanpa aku ketikpun Kamu mampu membaca segala-galanya tentangku termasuk ketika saat ini di mana aku merindukan rumahku. Merindu seperti kebanyakan anak perantauan lainnya yang tengah belajar di kota orang.
Aku tahu, Kamu melihat aku. Begitu juga ketika aku menangis. Mungkin Kamu tak inginkan aku bersedih sampai menangis menghadapi segenggam sandungan yang aku sebut masalah. Kamu tahu aku bisa mengatasinya dan tanpa perlu menangis karena Kamu tidak akan pernah –sedetikpun- meninggalkan aku. Tak akan pernah Kamu melepas tanganku seperti yang mereka lakukan kemarin. Dengan segala kerendahan hatiku, aku mengemis perlindungan dari-Mu walau aku tahu, tak perlu aku mengemis karena sebenarnya Kamu Maha Pemurah dan Maha Pemilik. Lindungi aku di setiap langkah yang aku buat dalam tanah rantau ini dan di setiap napas yang aku hembuskan ke udara bebas. Maaf. Ampun. Mohon ampun aku ya Tuhanku. Maaf karena ketika aku merasa rapuh baru aku maju selangkah mendekat pada-Mu. Inilah Kamu, Tuhanku yang menjadi satu-satunya pelarianku ketika hampa. Ketika dunia menjauh, Kamu tetap di sini menemaniku dan mendengar segala keluh dan peluhku.

Tuhanku berilah penerangan di setiap jalan gelapku menuju pintu terang karena Engkaulah  Maha Pengabul doa dan akulah maha penakut. 
Di saat getir seperti, hanya kedua orang tuaku yang memenuhi kepalaku. Banyak kekhawatiran di sana. Rindu akan orang tua dan rumah adalah rindu yang begitu mengganggu dan hanya membuatku termangu. Aku selalu berdoa dalam setiap sujudku kepada Kamu yang lebih dekat dari nadiku untuk terus melindungi orang tuaku di saat tanganku tak mampu meraih tangan mereka dan di saat mataku tak bisa menjakau mereka. Tuhanku, berilah kesehatan lahir dan batin untuk mereka agar kelak mereka bisa melihat aku bertoga dan mendengar namaku bergelar. Panjangkanlah umurnya, agak kelak bisa melihat aku dipersunting jodohku. Agar kelak ayahku menjadi waliku di akadku. Tuhanku, bahagiakan mereka. Sisakan dua tempat paling mulia di sisi-Mu untuk mereka. Tuhanku, aku rindu mereka. Aku ingin pulang ke rumah. Sampaikan rinduku ini.